This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Ensklopedia. Show all posts
Showing posts with label Ensklopedia. Show all posts

Saturday, 9 January 2016

Mari Menanam Padi

Di pagi hari ketika suara ayam berkokok, dan mentari belum juga muncul suasana Desa sudah mulai ramai. Warung nasi sudah mulai buka untuk menjual sarapanya, susana disawah hampir sama dengan suasana di Desa. Pemandangan seperti ini akan ditemui ketika musim tanam padi sudah mulai tiba

Semenjak awal Desember 2015, Alhamdulillah desa kami sudah mulai turun hujan dengan intensitas sedang. Lahan sawah yang 5 bulan kering tersiram oleh air hujan . Ini menandakan musim hujan akan dimulai.suasana disawah pun sudah mulai ramai kembali.  Membuat bibit padi dimusim hujan dengan musim kemarau berbeda. Pada musim hujan saat ini karena lahan masih kering, bibit padi langsung ditabur di sawah kemudian ditutup dengan tanah. Pada saat hujan tiba bibit tersebut akan tumbuh. Ketika membuat bibit yang harus diwaspadai adalah tikus. Tikus sering menjadi musuh bagi para petani, karena ketika tidak diawasi tikus-tikus sawah ini akan makan benih padi disawah.

Jika terkena air hujan atau air dari irigasi, dalam waktu 5 – 10 hari bibit atau benih padi tadi sudah mulai tumbuh.. Agar cepat berkembang dan batang padi tinggi, bibit tadi diberi Pupuk. Suplai air untuk bibit harus terpenuhi tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Gambar dibawah ini merupakan pertumbuhan bibit dengan umur 20 hari semenjak ditabur disawah. 

.


Friday, 1 January 2016

Refleksi 2015 dan Transmisi di 2016

Di awal januari 2015 saya telah memenuhi target 2014 yaitu lulus sidang skripsi. Dengan nilai memuaskan yaitu 4… J

Bulan februari kami kedatangan tamu istimewa dari solo untuk mempererat silaturahmi dan untuk membicarakan tentang masa depan
Bulan Maret harusnya menjadi bulan yang bahagia untuk saya dan keluarga karena ini merupakan waktunya saya mendapatan gelar S.si atau wisuda. Namun, karena kondisi bapak saya masih sakit, akhirnya saya tidak datang ke Solo untuk acara wisuda. Makanya saya tidak punya foto menggunakan toga dan banyak yang mengira kalo saya belum lulus dan tidak menyelesaikan pendidikan S1 (DO)..

Bulan Mei merupakan bulan duka untuk kami sekeluarga. Ayah tercinta H. Basuki Tarkisa dipanggil Allah SWT. Pada hari minggu 24 Mei 2015, Setelah adzan ashar berkumandang. Beliau wafat dengan tenang. Kamipun tidak menyangka kalo beliau akan meninggalkan kami karena sebelumnya hanya bilang ingin tidur. Selamat jalan ayah Pemimpin keluarga yang bijaksana, penuh kesabaran dan selalau mengajarkan kami untuk menjadi orang dan taat dan berbaur dengan masyarat.
Di bulan juni merupakan awal karir saya sebagai geophysicicst. Alhamdulillah saya bekerja di bidang survey air dan masih konsisten di geofisika. Memang rizki tidak ada yang tau dari mana asalnya. Selama ini baru tiga lokasi yaitu Kabupaten Sragen, Siak dan Pati (Prosessing dan interpretasi)

Agustus 2015 saya memutuskan untuk memindahkan domain blog saya dari www.defiaryanto.wordpress.com menjadi www.defiaryanto.blogspot.com


Selama tahun 2015 saya telah menulis 31 artikel di blog ini  tentang metode geofisika ataupun pengetahuan umum. Jumlah ini masih sangat sedikit dibandingkan hari dalam satu tahun. Terhitung dari Agustus  - Desember 2015. Jumlah viewernya mencapai 6039. Artikel yang paling banyak dibaca adalah free download geologi dan geofisika data dengan jumlah viewer 1360.

Di tahun 2015 ini alhamdulillah saya memulai menulis Jurnal ilmiah tentang eksplorasi air tanah untuk Buletin Geologi. Ini merupakan artikel pertama saya setelah lulus kuliah. Status saya hanya sebagai freelance geophysicicst. Jurnal sebelumnya di publikasikan di jurnal  Scientific Contribution Oil & Gas.
Di akhir Tahun 2015 Alhamdulillah saya diberikesempatan untuk ikut survey GPR bersama tim dari Arsy Geo Energi di Dermaga Kalibaru, Jakarta Utara. Survey GPR ini merupakan proses awal yang akan di teruskan di tahun depan (2016).

Transmisi 2016
Banyak sekali target di 2015 yang tidak dapat terlealisasi semoga saja dapat dilaksana di tahun 2016 nanti.
  • Diawal tahun tanggal  1 Januari 2016 ada notifikasi  emai.alhamdulillah, Jurnal untuk Buletin Geologi sudah jadi.. dan dapat di download di sini.
  • Harapan saya di tahun ini semoga dapat meningkatkan amal ibadah saya kepada allah  dan banyak berbuat baik kepada sesama manusia..melaksanakan kewajiban-NYA. Dan manjauhi larangan-NYA. Serta mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW.
  • Melanjutkan 2 paper tentang eksplorasi air tanah di CAT Karanganyar-Boyolali. dan ikut dalam pertemuan ilmiah tahunan.
  • Belajar metode geofisika untuk eksplorasi sumber daya alam ataupun untuk mitigasi bencana.
  • Semoga saja dapat menyempurnakan setengah agama JJJ



Saturday, 21 November 2015

Karakterisasi Reservoar Menggunakan Seismik Inversi Simultan untuk Menentukan Penyebaran Reservoar Hidrokarbon

Muhamad Defi Aryanto1), Darsono1) Julikah 2) Humbang Purba2)
1)Jurusan Fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret Jl. Ir Sutami,36 A, Surakarta
2)Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS

Jl. Ciledug Raya, Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, P.O. Box 1089/JKT, Jakarta Selatan 12230 INDONESIA

ABSTRAK
Analisis karakterisasi reservoar dilakukan untuk mengidentifikasi litologi dan kandungan fluida di Formasi Talang Akar Cekungan Sumatra Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode inversi simultan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah angel gather dan data log di sumur Puja A dan Puja B. Parameter elastis yang dihasilkan dari inversi simultan adalah Impedansi P, Impedansi S dan Vp/Vs rasio. Parameter lambda-Rho dan Mu-Rho  diturunkan dari impedansi P (Ip) dan impedansi S (Is). Lambda-Rho sensitif terhadap perubahan fluida sedangkan Mu-Rho sensitif terhadap perubahan litologi. Pada penelitian ini, target reservoarnya adalah Formasi Talang Akar yang mengandung gas dan memiliki nilai Lambda-Rho   antara 5-15 (GPa*g/cc)  dan nilai Mu-Rho 35-45 (GPa*g/cc). Perbandingan kecepatan gelombang P (Vp) dan gelombang S (Vs) ketika melewati fluida dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kandungan fluida. Batuan yang mengandung gas memiliki nilai Vp/Vs lebih rendah dibandingkan dengan batuan yang mengandung air. Pada penelitian ini zona yang mengandung gas memiliki nilai Vp/Vs 1,5-1,7.

Kata Kunci : Inversi simultan, Lambda-Rho, Mu-Rho, Vp/Vs

ABSTRACT
Reservoir characterization analysis has been carried out for identifying lithology and fluid content on Talang Akar Formation in South Sumatra Basin. Robust method that being used in this study is the simultaneous inversion which uses pre-stack gather and well log data from Puja A and Puja B. Elastic parameters  resulted from simultaneous inversion  are P Impedance, S Impedance and Vp / Vs ratio. Lambda-Rho parameter  and Mu-Rho derived from P impedance (Ip) and S impedance (Is). Lambda-Rho describes  sensitively fluid content while Mu-Rho dominantly lithology. Area of interest in this study was Talang Akar Formation as reservoir which contains gas with Lambda-Rho  between 5-15 (GPa*g/cc) and Mu-Rho  35-45 (GPa*g/cc). The ratio of P wave (Vp) and S wave (Vs) can be used as an indicator to determine  fluid saturation. Gas saturated rock has value of Vp / Vs lower than the water saturated rock. In this study, the ratio of  Vp / Vs is 1.5-1.7 for gas saturated rock.

Keyword: Simultaneous Inversion, Lambda-Rho, Mu-Rho, Vp/Vs

Wednesday, 18 November 2015

Membuat Sitasi dan Daftar Pustaka Menggunakan Aplikasi Mendeley

Tadi malam saya mencari tentang penulisan refrensi dan sitasi yang benar. dan akhirnya saya menemukan tulisan di blognya pak Dasapta Erwin http://dasaptaerwin.net/wp/ . Disana banyak sekali tulisan tentang cara penulisan jurnal dan membuat sitasi menggunakan aplikasi seperti Zotero, Mendeley, dan EndNote. Kemudian saya mencoba menggunakan aplikasi mendeley untuk membuat daftar pustaka dan sitasi.Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi atau menulis jurnal.

Menurut saya aplikasi ini sangat mudah digunakan dan sederhana. Di dalam aplikasi tersebut kita dapat mengelompokan paper yang akan digunakan sebagai refrensi untuk menulis jurnal. Selain  itu dengan menggunakan aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mencari paper dari google scholar yang open access.


langkah awal yaitu penggunaan aplikasi ini adalah 
1. download aplikasi mendeley dari webnya yaitu https://www.mendeley.com kemudian registrasi dengan menggunakan email dan password. 
2. setelah mempunyai akui di Mendeley kemudian melengkapi profil seperti Institusi, Plubikas ilmiah dan pengalaman pekerjaan seperti pada gambar dibawah ini.

3. Setelah mendownload aplikasinya kemudian instal seperti menginstal software yang lain setelah selesai login dengan email dan password yang sudah dibuat. setelah login kita akan dibawa ke halaman Mendeley dekstop akan terbuka seperti pada gambar dibawah.Untuk cara menggunakannya silahkan baca help guides yang ada di menu help atau liat videonya di webnya.
4.aplikasi Mendeley juga menyediakan plug in yang dapat di gunakan di microsoft word. Tampilan Plug in seperti pada gambar dibawah ini Plug in berada di menu refrence. Jika ingin membuat sitasi klik insert citation kemudian pilih refrensi yang akan di gunakan.
Sekian tulisan singkat mengenai aplikasi Mendeley untuk membuat sitasi atau daftar pustaka.. untuk bagaimana cara menggunakannya selalu klik menu HELP..

sumber :
http://dasaptaerwin.net/wp/




Monday, 16 November 2015

Cara Membuat Korelasi Litologi dengan Surfer

Korelasi litologi diperlukan untuk memenentukan sebaran litologi yang sama di sekitar titik ukur. Paling sedikit dibutuhkan dua titik pengukuran untuk melakukan korelasi atau membuat cross section. Data yang digunakan bisa menggunakan data apa saja. Kebetulan tutorial yang akan saya buat menggunakan data VES. Mengenai pengolahan data sounding sudah pernah saya tulis di Pemodelan Litologi dari Data Geolistrik konfigurasi Schlumberger

Software utama yang digunakan untuk pengolahan data sounding adalah IP2win dan untuk membuat korelasi menggunakan surfer. Langkah –kangkah untuk membuat korelasi litologi sebagai berikut :

Buka software IPI res3 seperti pada Gambar 1

Gambar 1. Shorcut software IPI re3

Buka file dengan ekstensi IPI format. File ini diperoleh dari cross section ketika kita mengolah data dengan IP2win. Setelah datanya terbuka maka akan disajikan menu seperti pada Gambar 2.
Gambar 2. Menu software IPI re3
 Horizontal scale digunakan untuk mengatur skala horizontal dan vertical scale digunakan untuk mengatur skala vertikal, atur skala, atur huruf untuk nilai resistivity. setelah selesai mengatur semuanya kemudian klik make EMF maka akan menampilkan korelasi data sounding seperti pada Gambar 3.


Gambar3. Section form dari software IPI res3

Untuk membuat korelasi litologinya kemudian buka software surfer.. Kemudian  klik base map atau menu map-new. Base map. Pilih data yang tadi disave dari IPI res3 dengan ekstensi .emf.


Gambar 4. Input data dari IPI res3 di surfer

Langkah selanjutnya adalah membuat korelasi nilai resistivitas yang sama ntuk menentukan lapisan batuan. Caranya adalah dengan mengklik menu – draw - polygon atau mengklik Gambar polygon seperti ditunjukan panah merah (Gambar 5)
Gambar 5. Menu polygon di surfer

Setelah itu menentukan titik mana saja yang akan kita korelasikan. Pada contoh ini saya akan mengkorelasikan titik dengan nilai tahanan jenis 10- 100 ohm.m sebagai pasir. Awalnya polygon yang kita buat hanya berupa garis hitam dan background putih. Untuk merubah warna tampilan tersedia menu property manager disana dapat merubah warna background, garis dan pattern yang akan digunakan.
Gambar 6, Properti manager polygon

Untuk mengedit polygon yang sudah kita buat menggunakan menu reshape seperti pada Gambar7. Caranya klik polygon yang akan kita edit kemudian klik reshape (panah merah) sehingga akan muncul titik warna putih. Titik tersebut yang akan diedit. Caranya tekan mouse sebelah kiri geser titik tersebut sesuai ke inginan kita. Untuk menambahkan titik tekan Ctrl. Untuk menghapus, klik titik tadi sehingga warnanya hijau kemudian tekan tombol delete. Hasil editing polygon seperti Gambar 7. 

Gambar 7. Edit polygon 

Gambar 8. Bentuk polygon setelah di edit.

Langkah selanjutnya adalah menambahkan label caranya klik draw-text atau klik huruf A ditunjukan oleh panah pada Gambar 7. Setelah itu klik polygon maka akan muncul jendala untuk menuliskan label seperti pada Gambar 8. Setelah menuliskan isi teksnya kemudian klik oke.

Gambar 9. Membuat teks

Lakukan pembuatan polygon untuk semua layer atau lapisan sehingga terbentuk penampng atau cross section seperti Gambar 10. 
Gambar 10. hasil dari korelasi data geolistrik 1d.
Sekian tutorial singkat mengenai pembuatan korelasi litologi batuan secara manual. Jika ingin diskusi bisa meninggalkan komentar atau mengirimkan email 





Thursday, 12 November 2015

Melihat Cuaca dari Web Sadewa

Allahumma Shoyyiban Na'fian  telah turun di Desa Pegagan Kecamatan Losang Indramayu. Desa ini merupakan desa kelahiran saya.. Tanggal 10 November jam 11 WIB hujan mulai turun dan cukup deras diiringi dengan suara petir. Kami tentu saja sangat senang hujan mulai turun setelah kurang lebih 5 bulan yang lalu tidak turun hujan.. Bahkan di musim kemarau ini sebagian besar tidak ada yang menanam padi karena air sangat susah.

Ketika hujan turun.. saya teringat aplikasi milik LAPAN yaitu http://sadewa.sains.lapan.go.id/. Disana prediksi dan observasi kondisi cuaca di indonesia.. Dari web tersebut kita dapat memantau kondisi awan, hujan, suhu permukaan dan kecepatan angin. Saya hanya menggunakan beberapa kanal saja yaitu: jumlah kolom air total di atas kecamatan Losang indramayu (Gambar 1). seperti pada gambar uap kolom air di kabupaten indramayu sekitar 0,17 - 0,19 g/kg.

Gambar 1. Tampilan Kanal Kolom Uap Air
Selain dapat melihat uap kolom air dari web tersebut dapat melihat kondisi awan dan hujan. Gambar 2 merupakan tampilan kanal awan dan Gambar 3 merupakan overlay antara kanal awan dan kanal hujan.
Gambar 2. Tampilan kanal Awan

Dari Gambar 2 terlihat intensitas awan sekitar 10 % atau berwarna putih ke abu-abuan. sedangkan awan di sebelah utara indramayu atau dilaut jawa nampak warna hitam.. 
Gambar 3. Tampilan kanal Awan+ curah hujan
dari gambar 3 merupakan overlay antara kanal awan dan kanal hujan.. sama seperti gambar 2 keaadan awan dan hujan berwarna putih. warna putih tersebut diinterpretasikan hujan dengan intensitas 0,5 - 1,5 mm/jam.

Gambar 4 dibawah ini merupakan hujan yang turun di Desa Pegagan ( Depan rumah ) nampaknya hujan deras namun hanya sebentar 
Gambar 4. Hujan di depan rumah



Saturday, 12 September 2015

Koleksi Batuan Beku di Museum Geologi

Setelah postingan sebelumnya mengenai koleksi batugamping dimuseum geologi. Saat ini saya akan mencoba memberikan contoh beberapa batuan beku yang ada di museum geologi. Batuan beku atau igneous rock terbentuk dari hasil pembekuan magma yang berbentuk cair dan panas. Magma tersebut mendingin dan mengeras di dalam atau diatas permukaan bumi. Berikut ini merupakan beberapa contoh batuan beku :

  • Basalt Skoria

Basalt Skoria merupakan batuan beku dengan memiliki ciri warna abu-abu kehitaman. batuan ini disusun seluruhnya oleh mineral gelas. struktur skoria berupa struktur yang berpori dan tidak teratur dalam massa dasar gelas.
Basalt Skoria

  • Diabas

Batuan Diabas merupakan jenis batuan beku yang terbentuk akibat tumbukan antara lempeng benua dengan lempeng samudra. Komposisi batuan diabase merupakan batuan beku basa yang mengandung miskin silica (45 - 52%). ciri batuan diabas mengkilap seperti pecahan kaca kecil, memiliki warna hitam, putih coklat dan abu abu. Tekstur batuan ini seperti pasir-pasir halus.
Diabas

  • Diorit

Terbentuk dari hasil peleburan lantai samudra pada suatu zona subduksi Diorit merupakan batuan beku intrusi yang memiliki warna coklat, coklat kehitaman dan abu-abu dengan bercak hitam. Tekstur batuan ini adalah feneris yang mineralnya berbutir kasar hingga sedang.Dioterit termasuk kedalam batuan yang kaya dengan kwarsa(SIO2) batuan ini terdiri dari kurang lebih 65% plagioklas dan 35% mineral silikat gelap seperti biotit dan augit.
Diorit

  • Lava Basalt

Lava basalt merupakan batuan beku yang terbentuk dari pendinginan magma di permukaan atau dekat permukaan. Batuan jenis ini memiliki ciri massive berwarna gelap dan memiliki kristal-kristal kecil
Lava Basalt

  • Gabro

Gabro memiliki wana yang gelap, warna yang gelap ini merupakan ciri dari batuan yang memiliki kandungan mineral silika yang rendah dan bersifat basa. struktur batuan ini adalah massive tidak terdapat rongga atau lubang udara. Mineral pada batuan ini dapat terlihat oleh kasat mata. Komposisi mineral Olivin, Piroksin, dan Amfibol.
Gabro


  • Peridotit 

Peridotit adalah batuan plutonik, yang terjadi dari hasil pembekuan magma berkomposisi ultra basa pada kedalaman tertentu dari permukaan bumi. Mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin, piroksen, hornblenda) 85-95 %, mineral bijih (magnetit, ilmenit,kromit dll) 10-3 %, plagioklas kalsium 5 %.
Peridotit

  • Batu Apung


Batu apung (pumice) adalah jenis batuan yang berwarna terang, mengandung buih yang terbuat dari gelembung berdinding gelas. Batuan ini terbentuk dari magma asam oleh aksi letusan gunungapi yang mengeluarkan materialnya ke udara, kemudian mengalami transportasi secara horizontal dan terakumulasi sebagai batuan piroklastik mineral-mineral yang terdapat dalam batu apung adalah feldspar, kuarsa, obsidian, kristobalit, dan tridimit.
Batu Apung

  • Granit

Granit merupakan salah satu batuan beku, yang bertekstur granitik dan struktur holokristalin, serta mempunyai komposisi kimia ±70% SiO2 dan ±15% Al2O3, sedangkan mineral lainnya terdapat dalam jumlah kecil, seperti biotit, muskovit, hornblende, dan piroksen. Umumnya granit berwarna putih keabuan, Sebagai batu hias warna granit lainnya.
Granit
Sumber :
http://melylambardo.blogspot.co.id/2013/06/laporan-minpet.html
http://petrolab-upn.tripod.com/Diorit.htm
www.wilkipedia.com
http://materi-forever.blogspot.co.id/2014/01/jenis-batuan-batuan-beku-sedimen-dan.html
https://geologismuda.wordpress.com/2013/01/06/batuan-beku-basa-dan-ultra-basa/
http://www.tekmira.esdm.go.id/
Intan.D.W. Batuan Diabase
P.Aprilia F. 2013. Praktikum Petrologi









Friday, 11 September 2015

Belajar Batuan di Museum Geologi


Sudah lama banget nih blognya ga diupdate. Bebeapa minggu yang lalu saya off nulis di blog karena sedang nulis paper. Topiknya sama yaitu masih berkaitan dengan geolistrik. Terus dua hari yang lalu saya perge ke bandung main-main di ITB liat seperti apasih kampus tertua di Indonesia itu. Semoga saja suatu saat nanti bias belajar di sini hehehe…
Setelah dari ITB kunjungan saya ke Bandung yaitu ke museum geologi. Saya kesana sengaja mau  tau tentang batuan.. Katanya disana banyak koleksi batu sedimen, batuan beku dan beberapa mineral. Oya selain batuan disana juga banyak koleksi fosil.. Ketika masuk nih langsung ketemu sama fosil Gajah, terus ada juga fosil Dinosaurus. .. ini beberapa foto mengenai batuan di musem geologi.
Batugamping
(bahasa Inggris: limestone) (CaCO3) adalah sebuah batuan sedimen terdiri dari mineral calcite (kalsium carbonate). Sumber utama dari calcite ini adalah organisme laut. Organisme ini mengeluarkan shell yang keluar ke air dan terdeposit di lantai samudra sebagai pelagicooze
Batugamping
Batugamping Berongga

Batu Gamping Nummulites
Batugamping jenis ini mengandung fosil Foraminifera Nummulites yang diendapkan dilaut dangkal.
Batugamping Mengandung Fosil
Batugamping Merah
Batugamping merah terbentuk di dasar laut. Warna kemerah merahan biasanya dipengaruhi adanya unsur mangan.
Bagugamping Merah
Batugamping Hitam
Warna hitam pada batugamping disebabkan karena pengaruh pengotornya. Batugamping berwarna hitan disebabkan karena ada unsur organik
Batugamping Hitam
Batu Gamping Krinoid
Batugamping jenis ini mengandung fosil krinoid atau lili laut. lili laut adalah binatang sederhana yang hidup di air dalam
Batugamping Krinoid
Stalagmit
adalah pembentukan gua secara vertikal (tumbuh dari bawah ke atas). Stalagmit terbentuk dari kumpulan kalsit yang berasal dari air yang menetes.Stalagmit ditemukan di lantai gua, biasanya langsung ditemukan di bawah stalaktit
Stalagmit Kalsit






Saturday, 29 August 2015

Free Download data Geologi dan Geofisika

Beberapa hari yang lalu saya mencari data sumur atau data geofisika yang bisa di download secara gratis. Dan akhirnya ketemu sama situs https://www.dinoloket.nl/en. Situs tersebut menyajikan data monitoring  air tanah di Belanda. Situs tersebut dikelola oleh dikelola oleh Deltares TNO semacam badan geologinya belanda. Disana tidak hanya menyajikan data yang berkaitan dengan air tanah saja tapi masih banyakdata lainya. Terdapat dua menu utama pertama subsurface data yang terdiri dari data data geologi borehole, arkeologi borehole, geoteknik,Vertical Electrical Sounding (VES),Sumur untuk air tanah  dan lain lain. Satu lagi menu  untuk subsurface model


Bagaimana cara downloadnya ?
Cara downloadnya mudah ko.. Pertama buka menunya pilih subsurfcae data untuk download data subsurface. Kemudian akan ditampilkan peta negara Belanda..Silahkan pilih data yang dibutuhkan untuk ditampilkan dalam peta tersebut.. Kedua memilih lokasinya dengan menggunakan rectangle, atau poligon. Setelah itu langkah ketiga ialah mengisi kontak kita seperti nama, oraganisasi, alamat email dan lain-lain. Emailnya jangan asal karena nanti kita akan donwload datanya dari email. Setelah disi semua klik finalise (dipojok kanan atas). Kemudian kita akan mendapatkan email balesan yang isinya data yang kita minta.. oya nanti data yang kita peroleh menggunakan bahasa belanda.. heheheh

Cukup sekian informasinya semoga jelas dan bermanfaat

Tuesday, 25 August 2015

Fieldtrip Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran

Setelah melaksanakan fieldtrip mitigasi bencana di museum merapi kemudian dilanjutkan dengan fieldtrip geothermal di Gunung Ungaran secara administrasi berada di kabupaten semarang. Sumber panas bumi yang kami kunjungi ialah di gedongsong yang terletak disebalah selatan G. Ungaran. Peralatan yang digunakan ialah palu geologi, GPS, HCl,kamera. Pak saptono dari jurusan geologi UGM memandu langsung perjalanan menuju sumber panas bumi. Dalam perjalana menuju sumber air panas bapak saptono menjelaskan mengenai batuan yang ada di sekitar gedongsongo. Titik pertama ialah mengamati batuan yang terletak di dekat pitu masuk candi gedongsongo. Pertama kali yang diamati tialah topografi daerah gedongsong yang berada sekitar 1300 m diatas permukaan laut kemudian mengamati morfologi didaerah sekitar. Morfologi gunung ungaran merupakan bukit vulkanik dan hamparan datar. Morfologi gunung ungaran dapat dibagi menjadi empat yaitu morfologi Gunung Ungaran tua, morfologi gunung Ungaran Muda dan dataran aluvial ( Syabaruddin,2003.,Aribowo 2003.)
            Pada titik pertama dijelaskan mengenai batuan yang ada di daerah gunungapi yaitu pertama batuan vulkanik yang membeku di dalam atau diluar permukaan bumi dari aliran piroklastik yang mengalir di permukaan bumi yang mengikuti lembah sifatnya seperti breksi campuran. Tipe aliran piroklastik ini ada tiga yaitu piroklastik aliran, gas yang terlempar keatas, dan hembusan gas yang mengandung partikel kecil. Kedua batuan epiklastik merupakan rombakan batuan beku dan batuan piroklastik. Ketiga batuan beku utuh.
            Pengamatan dititik pertama yang itu mengukur koordinat dengan menggunakan GPS dan mengamati struktur batuan tersebut dengan menggunakan kaca pembesar. Dari hasil pengamatan maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa batuan yang kami jumpai diperkirakan batuan beku karena memiliki struktur yang teratur dan keras.
edit morfologi 
morfologi daerah gedongsongo
IMGP0010 
Batuan beku di daerah Gedongsongo

Setelah melakukan pegamatan di titik pertama kemudian dilanjutkan naik keatas untuk melakuakan pengamatan dititik keduaa. Pada titik kedua ditemukan batuan breksi piroklastik. Ciri ciri batuan ini ukuran antar butir tidak sama dan ujungnya runcing. Ciri yang terdapat arang didalam batuan tersebut karena proses pembentukan batuan breksi piroklastik ialah ketika aliran panas turun melalui lereng maka apa yang dilaluinya terbawa kemudian mengendap. Posisi breksi ini diatas lapisan tuf.
Titik ketiga merupakan daerah sumber panas bumi batuan yang ada disekitar panas bumi tersebut merupakan batuan yang telah melalui prose altrasi ( perubahan komposisi batuan ) dimana batuan andesit ynag ada disana berubah menjadi lempung akibat fumarol yang keluar dari sumber panas bumi. Salah satu ciri dari adanya sumber panas ialah batuan daerah sekitarnya ter altresi menjadi lempung atau batuan sedimen. adanya batuan altrasi menunjukan temperatur permukaan di dekat sumber panas. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan termometer alkohol dilakukan di air panas yang keluar di permukaan. Suhu air panas tersebut sekitar 72oc.
Sistem panas bumi yang berkembang di gunung Ungaran secara geologi berada pada zona depresi dengan litologi permukaan batuan vulkanik berumur kuarter berupa kerucut-kerucut muda. Batuan vulkanik penyusun pra kaldera dikontrol oleh sistem sesar yang berarah barat laut-barat daya dan tenggara-barat daya. pada batuan penyusun pst kaldera hanya sedikit struktur yang dikontol oleh sesar regional ( Budiardjo et al.1997.,Rezky et al 2012).
IMGP0011 IMGP0038 IMGP0039

Teknologi survei bawah laut menggunakan AUV

Teknologi untuk mengetahui karakter bawah permukaan laut semakin berkembang. Setelah teknologi mengenai deep-tow saat ini telah berkembang teknologi aoutonomous underwater vehicle (AUV). Deep-tow merupakan alat untuk survei dasar laut yang dilengkapi kamera, ditarik menggunakan kabel yang diikat di kapal induk. Survei seperti ini kurang efesien karena memerlukan waktu sampai 6 jam untuk memindahkan line survei. Sedangkan, survei menggunakan AUV sangat efesien, waktu pindah line survei hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Selain itu data yang dihasilakan lebih baik dibandingkan menggunakan deep-tow. AUV merupakan robot survei dasar laut yang dapat memotret permukaan dasar laut dan dapat mengetahui kondisi dibawah permukaan dibawah permukaan. AUV digunakan untuk survei bawah permukaan yang dangkal seperti untuk geohazard, arkeologi, survei pipa gas, arkeologi,geoteknik dan struktur geologi. Alat ini sering digunakan untuk industri pengeboran minyak lepas pantai ataupun untuk kegiatan penelitian mengenai lingkungan.
AUV digerakan dengan menggunakan motor listrik. Sumber tenaga yang digunakan untuk menggerakan motor listrik berasal dari battre litium dengan  durasi antara 24 jam sampai 40 jam. Lamanya durasi battre tergantung keperluan survei dan kondisi sekitar seperti temperature, kecepatan arus laut dan perangkat yang digunakan. Prinsip kerjanya AUV diturunkan dari kapal induk kemudian motor listrik yang ada pada alat tersebut menggarakan AUV untuk masuk kedalam air. Sistem navigasi yang ada pada AUV digunakan untuk menentukan arah dan posisi survey. Navigasi dan system penggerak pada AUV dapat dikontrol dari kapal induk. Program yang dirancangan pada AUV digunakan untuk segala macam keperluan termasuk dalam keadaan darurat sehingga AUV harus diangkat kepermukaan laut.. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan frekuensi radio dan wireless local-area network (WLAN), local area network (LAN) apabila diluar jangkauan tersebut komunikasi menggunakan satelit.



Gambar 1 Skema survey AUV garis putus putus data transisi ke kapal, warna kuning DVL, kurva melengkung SSS dan warna putih MBES 
Gambar 1 Skema survey AUV garis putus putus data transisi ke kapal, warna kuning DVL, kurva melengkung SSS dan warna putih MBES

Perangkat survey utama yang ada di AUV adalah multibeam echo sounder (MBES) yang digunakan untuk mengetahui morfologi bawah laut, kedalaman air dan reflektifitas bawah permukaan. Frekuensi yang digunakan untuk MBES antara 100 dan 400 k Hz. Hasil dari MBES dapat melihat kemiringan dari lereng permukaan dasar laut dengan baik. Selain MBES ada juga sidescan sonar (SSS) dan subottom profiler (SBP). SSS dapat memberikan informasi mengenai kondisi bawah permukaan secara kasar. Fungsi SSS hampir sama seperti MBES namun memiliki resolusi lebih tinggi. Frekuensi yang digunakan bervariasi antara 240 Hz, 250 Hz dan 1600 kHz. Dengan menggunakan frekuensi 1600 kHz maka akan menghasilkan resolusi yang detail namun lebar sapuan (Swath width) hanya 40 m. SBP dapat memberikan informasi mengenai reflektifitas bawah permukaan.. Frekuensi yang digunakan SBP adalah frekuensi tinggi dan frekuensi rendah. Rentang frekuensi yang digunakan antara 1 Hz sampai 24 kHz. Pada umumnya rentang frekuensi yang digunakan adalah 1-6 Hz dan 2-12 kHz. Dengan menggunakan dual frekuensi secara bersamaan maka hasil rekaman memiliki resolusi yang tinggi dan penetrasi yang dalam. Sample rate yang digunakan 23 atau 46 ms dan resolusi vertikal 0,3 m. Untuk meningkatkan kualitas data maka dapat dilakukan proses filtering dan automatic gain control (AGC). Interpretasi kedalaman yang dihasilkan SBP sekitar 150 m dibawah dasar permukaan laut. Penetrasi akan maksimal terjadi pada daerah yang lemah seperti batuan sedimen yang mengandung gas, sedangkan penetrasi akan terbatas atau tidak ada penetrasi sama sekali di dalam batuan sedimen padat. Selain perangkat utama tadi AUV juga dilengkapi dengan kamera scanner, magnetometer,temperatur dan sensor salinity.
Sistem navigasi yang digunakan adalah inertial navigation system (INS) dibantu dengan Doppler velocity log (DVL). INS menenentukan posisi dan kecepatan menggunakan frekuensi tinggi dari inertial measurement unit (IMU). Data selain dari INS dapat digunakan untuk mengupdate data INS. Penentuan posisi dapat diperbaharui dengan menggunakan data yang bersumber dari GPS permukaan, acoustic ultrashort baseline (USBL) transponder akustik dan batimetri. Error untuk penenuan posisi AUV relatif kecil yaitu 0,03 %.

Data hasil survei AUV ditransmisikan secara real time ke operator yang ada dikapal induk untuk dilakukan quick interpretasi. Pengolahan data juga dilakukan untuk menghasilkan digital terrain model (DTM) dan gambaran backscatter dasar laut dari perekaman MBES. Data SBP juga dapat dikonversika dalam bentuk SEG-Y. Untuk memberikan informasi akurat mengenai kedalaman air dan bentuk dasar laut, data MBS dikorekasi terhadap kedalaman AUV, ketinggian, kecepatan suara, Pasang surut dan beberapa faktor yang lain. Data SSS dikoreksi untuk distorsi yang disebebkan oleh kemiringan dan menghilangkan kolom air.berikut ini merupakan hasil dari AUV. Gambar 2 hasil dari MBES. Terlihat permukaan dasar laut yang komplek dan lereng dengan ketinggian 15 m dan kemiringan 30 derajat. Gambar 3 data AUV SSS. Menunjukan outcrop permukaan yang tidak teratur dan halus. Gambar 4. Data AUV SBP. Bentuk 3d mikrovolum dari data seismik envlope dengan dimensi area survey 390x 500m line spasi 4 m, spasi bin 4 x 0,5 m frekuensi 2-12 kHz dengan kedalaman 40 m dibawah dasar laut dan kedalaman air 1000 m.


 
Gambar 2 Hasil AUV data MBES

Gambar 3. Hasil AUV data SSS
Gambar 3. Hasil AUV data SSS

Gambar 4 Hasil AUV data SBP 
Gambar 4 Hasil AUV data SBP[/caption]

Sumber: campbell, Kerry j.,Kinnera, S., Thame, A.(2015) AUV technology for seabed characterization and geohazards assessment.TLE

Saturday, 21 March 2015

Buku Metode Geofisika Untuk Identifikasi Air Tanah

Air tanah merupakan air yang terdapat di dalam lapisan tanah atau air yang terdapat di lapisan batuan dibawah permukaan tanah. Metode geofisika merupakan salah satu metode yang memanfaatkan sifat fisika (massa jenis, kecepatan, konduktifitas, resistivitas) untuk mengetahui bawah permukaan. Pada kesempatan ini saya menemukan buku yang bagus mengenai eksplorasi air tanah dengan menggunakan metode geofisika. Buku yang berjudul “ Groundwater Geophysics A Tool for Hydrogeology “ banyak mengupas mengenai metode geofisika untuk eksplorasi air tanah. Dalam buku tersebut dijelaskan cara pengambilan data bdengan menggunakan metode geofisika seperti metode geolistrik, seismik, elektromagnetik, transient electromagnetic method (TEM), Ground Penetrating Radar (GPR), Magnetic Resonance Sounding (MRS), Magnetik untuk geotermal, microgravity. Selain itu juga djelaskan cara  interpetasi data.
Di bab bagian terakhir dijelaskan mengenai struktur akuifer dan cara mengidentifikasi akuifer dengan menggunakan sifat resistivitas batuan dan beberapa kasus study. Dilanjutkan dengan bagaimana mengetahui kualitas air tanah dari data geofisika, dan karakterisasi dari akuifer berdasarkan survey geofisika. Untuk mendowload buku ini silahkan klik pada tulisan download dibawah.




[caption id="attachment_680" align="aligncenter" width="272"]sampul buku sampul buku[/caption]

Link download klik disini

Wednesday, 10 September 2014

Alasan Mengajak Dirimu Ke Parangtritis...

Parangtritis merupakan salah satu bagaian pantai di selatan pulau Jawa. Pantai selatan selain dikenal dengan keindahannya juga terkenal dengan kisah ratu pantai selatan. Oleh sebab itu banyak acara adat yang masih dilakukan di pantai selatan pulau jawa ini. Namun, bukan ini alasan utama kenapa mengajak mu ke parangtritis. Ada alasan lain selain itu. Parangtritis berada dalam kawasan wisata parangkusumo dan parang wedang sumber air panas.

Kawasan wisata Parangtritis (google earth) 
Kawasan wisata Parangtritis (google earth)
Parangtritis merupakan salah satu objek wisata yang diminati oleh wisatawan lokal ataupun mancanegara. Keindahan pantai dan pemandangan merupakan daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh pantai Parangteritis. Paling  menarik dari pantai Parangtritis ialah terdapat gumuk pasir yang berlimpah. Gumuk pasir ini jarang ditemuai dikawasan asia tenggara. Selain gumuk pasir tempat wisata yang lain ialah air panas parang wedang dan pemandangan perbukitan karst yang berada disebalah timur garis pantai.

            Gumuk pasir merupakan kumpulan pasir ringan yang terbwa oleh angin dan diendapkan disuatu tempat. Pantai parangteritis merupakan muara dari sungai Opak dan sungai Progo yang membawa material vulkanik dari gunung Merapai. Gaya ombak yang berasal dari laut membawa pasir ringan ke daratan sedangkan pasir yang berat diendapkan di garis pantai. Pasir kering memiliki massa yang ringan terbwa oleh angin kedaratan. Jenis gumuk pasir yang ada di Parangtritis ialah barchan dune dan gumuk pasir transvesal. Barchan dune adalah gumuk pasir yang memiliki bentuk menyerupai bulan sabit dan terbentuk pada daerah yang tidak memiliki barrier partikel terbawa oleh angin dengan cara suspensi. Kemiringan yang menghadap ke arah datangnya angin lebih landai dibandingkan dengan kemiringan lereng yang membelakangi angin. Oleh kerena itu penampang dari gumuk pasir jenis ini tidak simetris. Jenis yang kedua ialah gumuk pasir transvesal. Gumuk pasir jenis iani terbentuk didaerah tidak berpenghalang dan memiliki cadangan pasir yang berlimpah. Pasir yang berasal dari laut terbwa oleh angin dengan cara menggelinding atau merayap. Sehingga bentuknya memanjang dan menyerupai ombak dilautan.

Ripple wind ( Purwanto.dkk,2004)
 
Ripple wind ( Purwanto.dkk,2004)

Gumuk pasir Parangtritis (Budiyanto,2011) 
Gumuk pasir Parangtritis (Budiyanto,2011)
Selain keindahan gumuk pasir yang ada di sana pemandangan yang lain ialah kawasan karst. Kawasan karst terdapat disebelah timur pantai parangtritis. Disana terdapat cekungan-cekungan akibat dari pelarutan yang intensif sehingga membentuk gua dan gerowong.

Kawasan perbukitan formasi wonosari ini  menarik untuk dipelajari oleh geologist. Perbukitaan Wonosari tersusun oleh batu gamping yang terangkat dari 18- 6 juta tahun yang lalu. Batu gamping merupakan reservoar minyak terbesar di indonesia dan dunia. Dikutip dari geotrekindonesia.wordpress.com. Batu gamping diperbukitan Wonosari ini menghadap ke arah utara. Pada 18-6 juta tahun yang lalu daerah Yogyakarta, Klaten dan Solo merupakan laut dalam. Sedangkan laut dangkat merupakan daerah sekitarnya termasuk  pantai selatan sekarang ini. batu gamping dibangun oleh alga yang melayang-layang di laut dangkal. Pada 16-8 juta tahun yang lalu kemudian mati di dasar lautan dan tertimbun oleh sedimen karbonat dan menjadi batu gamping. Setelah 8 juta tahun yang lalu wilayah laut dangkal terangkat ke permukaan sampai 5 juta tahun lalu. Pada 2 juta tahun lalu menjadi pegunungan di selatan Yogyakarta.

Perbukitan formasi Wonosari ( Purwanto.dkk,2004)
Perbukitan formasi Wonosari ( Purwanto.dkk,2004)

Selain gumuk pasir dan perbukitan karst tempat wisata lain ialah batuan intrusi dan sumber air panas. Batuan intrusi terdapat di kawasan parang kusumo dan tempat pemandian air panas. selain ini daerah ini bisa dijadikan manifestasi panas bumi. Air panas yang keluar di permukan memiliki suhu 43 derajat celcius dan temperatur udara 25,6 derajat celcius. Penelitian menggunakan geolistrik dan gravity menunjukan bahwa di daerah sekitar parangkusumo terdapat sesar (patahan) dan intrusi batuan beku.

Model tentatif panas bumi daerah Parangtritis, Yogyakarta (Idral.dkk,2003)
Model tentatif panas bumi daerah Parangtritis, Yogyakarta (Idral.dkk,2003)