This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label AVO. Show all posts
Showing posts with label AVO. Show all posts

Saturday, 21 November 2015

Karakterisasi Reservoar Menggunakan Seismik Inversi Simultan untuk Menentukan Penyebaran Reservoar Hidrokarbon

Muhamad Defi Aryanto1), Darsono1) Julikah 2) Humbang Purba2)
1)Jurusan Fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret Jl. Ir Sutami,36 A, Surakarta
2)Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS

Jl. Ciledug Raya, Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, P.O. Box 1089/JKT, Jakarta Selatan 12230 INDONESIA

ABSTRAK
Analisis karakterisasi reservoar dilakukan untuk mengidentifikasi litologi dan kandungan fluida di Formasi Talang Akar Cekungan Sumatra Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode inversi simultan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah angel gather dan data log di sumur Puja A dan Puja B. Parameter elastis yang dihasilkan dari inversi simultan adalah Impedansi P, Impedansi S dan Vp/Vs rasio. Parameter lambda-Rho dan Mu-Rho  diturunkan dari impedansi P (Ip) dan impedansi S (Is). Lambda-Rho sensitif terhadap perubahan fluida sedangkan Mu-Rho sensitif terhadap perubahan litologi. Pada penelitian ini, target reservoarnya adalah Formasi Talang Akar yang mengandung gas dan memiliki nilai Lambda-Rho   antara 5-15 (GPa*g/cc)  dan nilai Mu-Rho 35-45 (GPa*g/cc). Perbandingan kecepatan gelombang P (Vp) dan gelombang S (Vs) ketika melewati fluida dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kandungan fluida. Batuan yang mengandung gas memiliki nilai Vp/Vs lebih rendah dibandingkan dengan batuan yang mengandung air. Pada penelitian ini zona yang mengandung gas memiliki nilai Vp/Vs 1,5-1,7.

Kata Kunci : Inversi simultan, Lambda-Rho, Mu-Rho, Vp/Vs

ABSTRACT
Reservoir characterization analysis has been carried out for identifying lithology and fluid content on Talang Akar Formation in South Sumatra Basin. Robust method that being used in this study is the simultaneous inversion which uses pre-stack gather and well log data from Puja A and Puja B. Elastic parameters  resulted from simultaneous inversion  are P Impedance, S Impedance and Vp / Vs ratio. Lambda-Rho parameter  and Mu-Rho derived from P impedance (Ip) and S impedance (Is). Lambda-Rho describes  sensitively fluid content while Mu-Rho dominantly lithology. Area of interest in this study was Talang Akar Formation as reservoir which contains gas with Lambda-Rho  between 5-15 (GPa*g/cc) and Mu-Rho  35-45 (GPa*g/cc). The ratio of P wave (Vp) and S wave (Vs) can be used as an indicator to determine  fluid saturation. Gas saturated rock has value of Vp / Vs lower than the water saturated rock. In this study, the ratio of  Vp / Vs is 1.5-1.7 for gas saturated rock.

Keyword: Simultaneous Inversion, Lambda-Rho, Mu-Rho, Vp/Vs

Monday, 2 June 2014

Amplitude Variation Versus Offset (AVO)

Amplitude variation with offset. Merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk karakterisasi resevoar. Banyak kelebihan menggunakan metode ini dibandingkan dengan metode yang lainya. Diantaranya dengan menggunakan inversi AVO dapat menunrunkan parameter elastik seperti lambda,mu, impedansi P dan Impedansi S. sehingga dapat mengetahui keberadaan hidrokarbon tertuama gas dapat teridentifikasi dengan baik (Gray & Endersen, 2001).. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini keberadaan hidrokarbon tidak hanya terperangkap dalam struktur tapi masuk dalam pori-pori batuan. Sehingga analisa idak hanya menggunakan metode geofisika saja seperti attribut tetapi dapat dikombinasikan dengan menggunakan rock physics (fisika batuan).

             Persamaan AVO diturunan dari hukum snelius dimana sinar datang apabila mengenai bidang lapisan akan menghasilkan pantulan gelombang P, pantulan gelombang S, transmisi gelombang P dan transmisi gelombang S. Hukum snelius tersebut kemudian dikembang oleh Zoepprit untuk mengetahui perubahan amplitude dengan bertambahnya offset. Persamaan Zoepprit ini yang menjadi acuan ketika dilakukan analisis modeling AVO.

Hubungan antara koefisien refleksi dengan sudut
Hubungan antara koefisien refleksi dengan sudut
            Saat ini banyak dilakukan pendekatan terhadap persamaan zeopprit seperti dilakukan oleh Aki richard. Persamaan Aki Richard menjelaskan besarnya nilai koefisien refleksi merupakan fungsi sudut datangnya. Biasanya persamaan ini digunakan untuk analisi modeling. Shuey mengembangkan persamaan Aki Richard dengan menggunakan poisson ratio. Sehingga dari persamaan ini diperoleh intercept dan gradient. Fatti melakukan pendekatan terhadap persamaan Zoepprit dengan menghasilkan koefisien refleksi P (Rp) dan koefisien refleksi S (Rs). Persamaan fatti apabila dilakukan proses inversi akan menghasilkan impedansi gelombang P dan impedansi gelombang S. Goodway menggunakan persamaan fatti untuk menghitung parameter elastik batuan berupa Lambda rho dan mu rho yang dikenal dengan LMR. Hampson dan Russell (2005) menggunakan AVO untuk melakukan inversi simultan sehingga menghasilkan penampang yang lebih baik. Saat ini banyak metode yang menggunakan AVO tidak hanya dilakukan pada eksplorasi konvensional tetapi dilakukan pada eksplorasi non konvensional seperti shale gas dan CBM.