Tuesday, 2 August 2016
UNDERSTANDING NORTH JAVA COASTAL AQUIFER SYSTEM: EVIDENCE FROM KENDAL, MID JAVA
Saturday, 25 June 2016
Survey Geolistrik untuk mengetahui sebaran air tanah di lingkungan pengendapan Gunungapi Tua,Gunungapi Muda dan Endapan Alluvial.
![]() | ||
Gamabr 1.Peta Topografi daerah pengukuran
|
Saturday, 2 January 2016
Eksplorasi potensi air tanah di kawasan aluvial Plupuh - Tanon, Kab. Sragen: aplikasi metode geolistrik tahanan jenis
Abstrak
Friday, 28 August 2015
PERKIRAAN NILAI POROSITAS DAN HIDRAULIK KONDUKTIVITAS DARI DATA GEOLISTRIK
Friday, 14 August 2015
Geoelectric Survey
- Eksplorasi Air tanah
- Eksplorasi mineral
- Eksplorasi Batubara
- Survey Geoteknik
- Survei menentukan kedalaman badrock untuk keperluan geoteknik
- Survei Geolistrik untuk eksplorasi air tanah
| Penampang 2d Hidrostratigrafi |
Tuesday, 11 August 2015
Hubungan Antara Hukum Ohm dengan Hukum Darcy untuk Menentukan Parameter Akuifer
Saturday, 8 August 2015
Evaluasi Kualitas Air Tanah Dengan Menggunakan Metode Geolistrik
Air tanah merupakan sumber air minum untuk masyarakat, selain itu air tanah digunakan untuk kebutuhan industri, pertambangan dan pertanian. Semakin bertambahnya manusia dan industri maka air tanah dapat tercemar atau terkontaminasi oleh limbah industri atau limbah rumah tangga. Keberadaan air tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu air pada vadose zone dan air yang terdapat pada phreatic zone. Vadose zone merupakan air anah yang relatif dangkal. Zona phreatic merupakan air tanah dalam yang terdiri dari zona saturasi dan non saturasi. Air yang ada pada vadose zone dan phreatic zone dapat terkontaminasi dari permukaan apabila lapisan penutupnya memiliki porositas yang besar dan permeabilitas yang besar atau kandungan lempungnya sangat sedikit.
Sebaran kontaminasi akuifer air tanah dapat diketahui dengan menghitung parameter akuifer seperti porositas, permeabilitas, hidraulik konduktivitas, storativitas dan termisivitas. Parameter tersebut dapat diketahui dengan malakukan pumping test (tes pompa). Melakukan tes pemompaan memerluka biaya yang mahal dan waktu yang lama. Oleh sebab itu, metode geolistrik dapat dijadikan sebagai alternatif untuk melakukan perhitungan parameter akuifer.
Untuk lapisan horizontal homogen isotropis hubungan antara reistivitas batuan dan ketebalan akuifer dapat dituliskan dalam bentuk resistansi transvesal (R) dan konduktansi longitudinal (S) sebagai berikut :
Pendekan untuk menghitung transmisivitas (T) dinyatakan sebagai hasil dari perkalian antara hidraulik konduktivitas (K) dengan ketebalan akuifer (h).
















