Thursday, 24 October 2013
Spektrometer UV-vis
Reaksi Padatan
Muhamad defi aryanto
Research ArticleAnisotropic Ferro- and Dielectric Properties ofTextured Bi4Ti3O12Ceramics Prepared by the Solid-State Reaction Based on Multiple Calcination
XiangyuMao,WeiWang,HuiSun,andXiaobingChen
Sample BIT dibuat dengan menggunakan metode reaksi padatan dan menggunakan proses kalsinasi. Langkah pertama dalam menggunakan metode kalsinasi ialah menggerus bahan sehingga menjadi butiran butiran yang halus dan dicampurkan dengan alkohol. Setelah bahan yang digunakan bercampur dengan alkohol kemudian dilakukan prosen pemansan dengan oven menggunakan pada suhu 110o c. Langkah selanjutnya ialah proses pemadatan dengan memberi tekanan pada sample sehingga sampil dari betuk butiran menjadi padatan yang disebut pellet. Setelah itu dilakukan proses kalsinasi dengan suhu 760o selama 8 jam.
Pellet yang telah melewati proses sinteringe kemudian dihaluskan kembali dengan metode yang sama seperti langkah pertama. Bahan yang lebih halus kemudiann dilakukan proses kalsinasi untuk yang kedua kali menggunakan suhu 760o selama 16 jam dan suhu 860 o C selama 24 jam. Proses terakhir butiran yang halus dipress kembali dan dilakukan sintering dengan suhu 1140oc selama 16 jam.
Untuk mengetahui mikro struktur dari bahan dilakukan slicing atau pembelahan secara tegak lurus dengan permukaan atau sejajar dengan permukaan. Strutur kristal dapat diketahui dengan mnggunakan uji XRD. Permukaan mikrostruktur dapat diketahui dengan menggunakan SEM, sifat ferroelectrik bahan bisa diketahui dengan menggunakan ferroelectric analyzer. Sifat permesivias dan elektrik merupakan fungsi dari suhu, temperatur yang digunakan ialah sebesar 140 K sampai 300 K dengan laju pemanasan sebesar 0,5 o C/menit dengan menggunakan brodband electric.
Sunday, 1 September 2013
Metode CSD
Oleh Muhamad Defi Aryanto
NIM m0208042
Surface morphology and ferroelectric properties of compositional gradient PZT thin films prepared by chemical solution deposition process
Gang He∗, Yao Zhang, Chao Peng, Xiaomeng Li
Faculty of Materials Science and Chemical Engineering, China University of Geosciences, Wuhan City 430074, PR China
Pembuatan lapisan tipis zirconate titanate (PbZrxTil−xO3, PZT) telah dilakukan lalu dengan komposisi struktur gradient. Bahan ini banyak digunakan dalam pembuatan piranti elektronika, aktuator dan instrumen kontrol. Ferroelectrik dan pizoelektrik merupakan komposisi terbaik untuk pembuatan lapisan tipis. Metode yang digunakan untuk membuat PZT ialah metode chemical solution deposition (CSD). Metode ini sering digunakan untuk fabrikasi lapisan tipis karena sangat murah, mudah dibuat dan dapat mengontrol temperatur bahan.
Pada eksperimen ini komposisi PZT dibuat dengan menggunakan sintesis CSD. Metode ini merupakan salah satu metode untuk mengkombinasikan lapisan PZT dengan dua komposisi yang berbeda. Ferroelectric dari lapisan ini dapat dibandingkan dengan metode konvensional. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan study pengamatan efek dari buffering lapisan PZT. Dan bagaimana pengaruh buffering untuk morfologi dari gradient lapisan PZT .
Pada penelitian ini PbTiO3(PT) dan PbZrO3(PZ) menggunakan perbedaan zona lapisan dengan menggunakan metode CSD. Efek dari zona yang terlapisi permukaan morfologi dari gradient PZT dapa diamati dengan menggunakan XRD, SEM, AFM dan feroelektrik sistem.
Metode eksperiment
Lapisan tipis dibuat dengan menggunakan metode CSD, substrat yang digunakan ialah Pt(1 1 1)/Ti/SiO2/Si(100). Material yang digunakan sebagai bahan utama ialah (Pb(CH3COO)2·3H2O), tetrabutyl titanate (Ti(OC4H9)4), dan zirconium nitrate (Zr(NO3)4·5H2O) sedangkan zat yang digunakan sebagai pelarut ialah 2-methoxyethnaol (HOCH2CH2OC2H5) . Larutan glasial asetik (CH3COOH) digunakan sebagai katalis untuk mengotrol PH dalam larutan. Pada penelitian ini lapisan Pb(Zr1−xTix)O3(x=0–1) dibuat berdasarkan perbandingan rasio Zr/Ti.
Pengambilan sampel PTN/PZT-654 (N = 0,1,3,5). Larutan diteteskan ke substrat menggunakan pipet dengan parameter membran filter sebesar 0,45m. Lapisan yang masih basah kemudian dilakukan prosess spin coating diatas substrat Pt(1 1 1)/Ti/SiO2/Si dengan beberapa tahap kemudian diputar dengan kecepatan 400 rpm. Langkah selanjutnya ialah melakukan spin coating pada larutan PT (PbTiO3) PZT-0.6,(PbZr0.6Ti0.4O3), PZT-0.5 (PbZr0.5Ti0.5O3), PZT-0.4 (PbZr0.4Ti0.6O3). indeks N dari 0 sampai 5 merupakan variabel indeks larutan yang dilakukan sebanyak 0,1,3,5kali. Masing masing larutan PZT-0.6,PZT-0.5 dan PZT-0.4 diakukanaa proses spin coating sebanyak 5 kali. Setelah dilakukan proses sipin coating lapisan ini dikeringkan dengan menggunakan hot plate pada temperatur 500oc selama 60 detik dan dilakukan proses anneling dengan furnace pada suhu 700oc tanpa menggunakan atmosfir oksigen.
Stuktur kristal dan tekstur dari lapisan dapat diketahui dengan dengan melakukan uji coba XRD target yang digunakan ialah cu. Struktur mikro dapa diamati dengan menggunakan SEM. Permukaan morfologi dapat diketahui dengan menggunakan AFM sedangkan untuk mengetahui kurva histerisis P-E ferroelectrik dengan menggunakan ferroelektrik sistem.










