Friday, 25 October 2013

Geologi struktur dan mekanisme pembentukanya

Geologi struktur merupakan ilmu yang mempelajari tentang bentuk batuan sebaai hasil dari proses deformasi. Sedangkan proses deformasi batuan adalah perubahan bentuk dan ukuran pada batuan sebagai akibat dari gaya yang bekerja di dalam bumi. Gaya yang mengakibatkan deformasi atau perubahan bentuk pada batuan tersebut dapat diketahui dari teori tektonik lempeng. Teori tersebut menyatakan bahwa kulit bumi yang tersusun dari lempeng-lempeng yang saling bergerak satu dengan yang lainya. Pergerakan tersebut digolongkan menjadi pergerakan saling mendekat (konvergen) pergerakan saling menjauh (divergen) dan pergerakan saling berpapasan yang dinamakan dengan transform.. pergerakan inilah yang merupakan dari sumber gaya yang bekerja pada batuan kerak bumi.
Gaya atau force yang ditimbulkan dari pegerakan antar lempeng apabila mengenai suatu medium maka akan mengakibatkan medium tersebut mengalami perubahan brntk dari medium tersebut. Sehingga dari perubahan bentuk tersebut menghasilkan struktur geologi yang ada dipermukaan bumi ini berbeda beda. Untuk macam-macam struktur geologi akan dijelaskan sebagai berikut :

a.      Kekar atau fracture
Kekar adalah retakan yang terbentuk pada batuan akibat gaya yang bekerja pada batuan tersebut dan belum mengalami pergeseran. Secara umum, struktur kekar dapat dikelompokan berdasarkan sifat dan karakter rekahan.retakan serta arah gaya yang bekerja pada batuan tersebut.

Kekar yang umumnya dijumpai pada batuan adalah sebagi berikut :
  • Shear joint (kekar gerus) adalah retakan yang membentuk pola saling berpotongan membentuk sudut lancip dengan arah gaya utama.

  • Tension Joint adalah retakan yang berpola sejajar dengan arah gaya utama, Umumnya bentuk rekahan bersifat terbuka.

  • Extention Join adalah retakan yang berpola tegak lurus dengan arah gaya utama dan bentuk rekahan umumnya terbuka
b.      Lipatan ( Fold)
Lipatan adalah suatu deformasi batuan yang terbentuk gelombang sinusoidal dimana gaya yang bekerja pada batuan tidak melampaui batas elastisitasnya, sehingga batuan tidak mengalami persesaran. Lipatan sinklin adalah lipatan yang cekung kearah bawah dan antiklin adalah lipatan yang arah cekungnya keatas. Berdasarkan kemiringan sayap-sayap lipatan, maka lipatan dapat dibagi menjadi  tiga jenis yaitu :
  • Lipatan Simetri lipatan yang lapisan batuan pada kedua sayapnya memiliki sudut yang sama besarnya.

  • Lipatan Asimetri adalah lipatan yang kemiringan lapisan batuan pada kedua sayapnya tidak sama besar

  • Lipatan sersan adalah lipatan yang berbentuk seperti segitiga.
c.       Patahan/Sesar (fault)
Sesar adalah pergeseran sebagian masa batuan dari kedudukan semula yang diakibatkan oleh gaya yang bekerja pada batuan tersebut. Struktur sesar dalam beologi dikenal dengan tiga jenis yaitu :
  • Sesar Mendatar
Sesar yang pergerakanya sejajar, blok bagian kiri relatif bergeser kearah berlawanan dengan blok bagian kanannya.

sesar datar

  • Sesar Naik
Sesar dimana salah satu blok batuan bergerak ke arah atas dan blok bagian bidang sesar naik mempunyai kemiringan lebih kecil dari 450.

sesar naik

Sesar turun ( sesar normal ) sesar yang terjadi karena pergeseran blok batuan akibatpengaruh gaya gravitasi.

sesar turun

0 comments:

Post a Comment