Sunday, 3 March 2013

Geologi “Cikal Bakal Ilmu Kebumian”

Proses-proses alam yang menkjubkan, seperti meletusnya  gunung api yang mengeluarkan bahan-bahan pijar dari dalam perut bumi, goncangan bumi yang menghancurkan segala yang ada dimuka bumi ini telah mendorong orang-orang untuk mencari jawabannya. Ilmu geologi merupakan ilmu berdasarkan fakta-fakta yang disuslkan dengan pemikiran- pemikiran yang diajukan oleh pakar filosofi ahli yunani pada tahun 500 hingga 300 sebelum masehi. Geologi sejak itu bekembang menjadi ilmu pengetahuan tentang bumi. Dengan semakin majunya peradaban dimana banyak benda-benda kebutuhan manusia dibuat yang memerlukan bahan-bahan tambang seperti besi, tembaga, emas dan perak, kemudian juga batubara dan minyak bumi sebagai sumber energi, dan karena semua harus diambil dari perut bumi, maka ilmu Geologi kemudian berkembang sebagai ilmu terapan, yang dalam hal ini berfungsi sebagai penuntun penting dalam eksplorasi.


 geologi


            Geologi pada hakekatnya merupakan suatu bidang ilmu kebumian yang mempelajari sesuatu tentang planet bumi beserta isinya yang pernah ada. Merupakan kelompok dari ilmu-ilmu yang membahas perihal sifat-sifat dan bahan-bahan yang membentuk bumi, struktur dalam, kedudukannya di Alam  Semesta serta sejarah perkembangannnya sejak bumi ini lahir dialam semesta hingga sekrang.


            Geologi dapat digolongkan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang komplek, mempunyai pembahasan materi yang beraneka ragam namun juga merupakan suatu bidang ilmu pengetahuan yang menarik untuk dipelajari. Hampir setiap  bentuk bangunan tenik sipil seperti bendungan, jalan raya, jembatan dan gedung bertingkat dibangun diatas permukaan bumi. Demikian pula bahan-bahan tambang harus diambil dari dalam bumi. Kaitanya sangat erat dengan bidang rekayasa tersebut seperti  teknik Sipil, Pertambangan, Pengembangan Wilayah Kota. Disamping itu sebagai ilmu terapan muncul pula cabang-cabang ilmu geologi terapan seperti Geologi Teknik, Geologi Lingkungan, Geologi Minyak Bumi, Geologi Konservasi dan lain-lain.


Sumber : Noor, Geologi untuk Perencanaan

0 comments:

Post a Comment